Sejarah PMR Indonesia...!

Kamis, 10 Februari 2011

Palang Merah Indonesia

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh indonesia

Palang Merah Indonesia tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.


Sejarah


Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II, tepatnya 12 Oktober 1873.Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indië (NERKAI) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang.

Perjuangan mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) diawali 1932. Kegiatan tersebut dipelopori Dr. R. C. L. Senduk dan Dr. Bahder Djohan dengan membuat rancangan pembentukan PMI. Rancangan tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia, dan diajukan ke dalam Sidang Konferensi Narkei pada 1940, akan tetapi ditolak mentah-mentah.

Rancangan tersebut disimpan menunggu saat yang tepat. Seperti tak kenal menyerah pada saat pendudukan Jepang mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang sehingga untuk yang kedua kalinya rancangan tersebut kembali disimpan.

Proses pembentukan PMI dimulai 3 September 1945 saat itu Presiden Soekarno memerintahkan Dr. Boentaran (Menkes RI Kabinet I) agar membentuk suatu badan Palang Merah Nasional.

Dibantu Panitia lima orang terdiri atas Dr. R. Mochtar sebagai Ketua, Dr. Bahder Djohan sebagai Penulis dan tiga anggota panitia yaitu Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, Dr. Marzuki, Dr. Sitanala, mempersiapkan terbentuknya Perhimpunan Palang Merah Indonesia. Tepat sebulan setelah kemerdekaan RI, 17 September 1945, PMI terbentuk. Peristiwa bersejarah tersebut hingga saat ini dikenal sebagai Hari PMI.

Peran PMI adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan, terutama tugas kepalangmerahan sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949 yang telah diratifikasi oleh pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1958 melalui UU No 59.

Sebagai perhimpunan nasional yang sah, PMI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden No 25 tahun 1925 dan dikukuhkan kegiatannya sebagai satu-satunya organisasi perhimpunan nasional yang menjalankan tugas kepalangmerahan melalui Keputusan Presiden No 246 tahun 1963.


Kemanusiaan dan Kerelawanan


Dalam berbagai kegiatan PMI komitmen terhadap kemanusiaan seperti Strategi 2010 berisi tentang memperbaiki hajat hidup masyarakat rentan melalui promosi prinsip nilai kemanusiaan, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan penanggulangan bencana, kesehatan dan perawatan di masyarakat, Deklarasi Hanoi (United for Action) berisi penanganan program pada isu-isu penanggulangan bencana, penanggulangan wabah penyakit, remaja dan manula, kemitraan dengan pemerintah, organisasi dan manajemen kapasitas sumber daya serta humas dan promosi, maupun Plan of Action merupakan keputusan dari Konferensi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah ke-27 di Jenewa Swiss tahun 1999.

Dalam konferensi tersebut Pemerintah Indonesia dan PMI sebagai peserta menyatakan ikrar di bidang kemanusiaan.

Hal ini sangat sejalan dengan tugas pokok PMI adalah membantu pemerintah Indonesia di bidang sosial kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi: Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Pelayanan Transfusi Darah. Kinerja PMI dibidang kemanusiaan dan kerelawanan mulai dari tahun 1945 sampai dengan saat ini antara lain sebagai berikut:

1. Membantu saat terjadi peperangan/konflik. Tugas kemanusiaan yang dilakukan PMI pada masa perang kemerdekaan RI, saat pemberontakan RMS, peristiwa Aru, saat gerakan koreksi daerah melalui PRRI di Sumbar, saat Trikora di Irian Jaya, Timor Timur dengan operasi kemanusiaan di Dilli, pengungsi di Pulau Galang.
2. Membantu korban bencana alam. Ketika gempa terjadi di Pulau Bali (1976), membantu korban gempa bumi (6,8 skala Richter) di Kabupaten Jayawijaya, bencana Gunung Galunggung (1982), Gempa di Liwa-Lampung Barat dan Tsunami di Banyuwangi (1994), gempa di Bengkulu dengan 7,9 skala Richter (1999), konflik horizontal di Poso-Sulteng dan kerusuhan di Maluku Utara (2001), korban gempa di Banggai di Sulawesi Tengah (2002) dengan 6,5 skala Richter, serta membantu korban banjir di Lhokseumawe Aceh, Gorontalo, Nias, Jawa Barat, Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, Pantai Pangandaran, dan gempa bumi di DI Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah. Semua dilakukan jajaran PMI demi rasa kemanusiaan dan semangat kesukarelawanan yang tulus membantu para korban dengan berbagai kegiatan mulai dari pertolongan dan evakuasi, pencarian, pelayanan kesehatan dan tim medis, penyediaan dapur umum, rumah sakit lapangan, pemberian paket sembako, pakaian pantas pakai dan sebagainya.
3. Transfusi darah dan kesehatan. Pada tahun 1978 PMI memberikan penghargaan Pin Emas untuk pertama kalinya kepada donor darah sukarela sebanyak 75 kali. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1980 telah diatur tentang tugas dan peran PMI dalam pelayanan transfusi darah. Keberadaan Unit Transfusi Darah PMI diakui telah banyak memberikan manfaat dan pertolongan bagi para pasien/penderita sakit yang sangat membutuhkan darah. Ribuan atau bahkan jutaan orang terselamatkan jiwanya berkat pertolongan Unit Transfusi Darah PMI. Demikian pula halnya dengan pelayanan kesehatan, hampir di setiap PMI di berbagai daerah memiliki poliklinik secara lengkap guna memberikan pelayanan kepada masyarakat secara murah.


Basis Masyarakat


Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi pada saat-saat yang akan datang saat ini PMI tengah mengembangkan Program Community Based Disarter Preparedness (Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat). Program ini dimaksudkan mendorong pemberdayaan kapasitas masyarakat untuk menyiagakan dalam mencegah serta mengurangi dampak dan risiko bencana yang terjadi di lingkungannya. Hal ini sangat penting karena masyarakat sebagai pihak yang secara langsung terkena dampak bila terjadi bencana.

Selain itu di Palang Merah Indonesia juga marak di selenggarakan pelatihan untuk Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (Community Based First Aid/ CBFA)

Pada dasarnya seluruh gerakan kepalangmerahan haruslah berbasis masyarakat, ujung tombak gerakan kepalangmerahan adalah unsur unsur kesukarelaan seperti Korps Sukarela atau KSR maupun Tenaga Sukarela atau TSR dan juga Palang Merah Remaja atau PMR dan seluruh unsur ini selalu berbasis pada anggota masyarakat sesuai salah satu prinsip kepalangmerahan yaitu kesemestaan.



7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Internasional


1. Kemanusiaan (humanity)
2. Kesamaan (impartiality)
3. Kenetralan (neutrality)
4. Kemandirian (independence)
5. Kesukarelaan (voluntary service)
6. Kesatuan (unity)
7. Kesemestaan (universality)



Mars-Mars PMI

Hymne Palang Merah Indonesia

Hymne PMI

Palang merah Indonesia
Wujud kepedulian nyata
Nurani yang suci
Untuk membantu menolong sesama

PMI
Siaga setiap waktu
Berbakti, dan mengabdi
Bagi hidup manusia
Agar sehat sejahtera di seluruh dunia

Mars Palang Merah Indonesia

Mars PMI


Palang Merah Indonesia
Sumber kasih umat manusia
Warisan luhur, nusa dan bangsa
Wujud nyata pengayom Pancasila

Gerak juangnya keseluruh nusa
Mendarmakan bhakti bagi ampera
Tunaikan tugas suci tujuan PMI
Di Persada Bunda Pertiwi

Untuk umat manusia
Di seluruh dunia
PMI menghantarkan jasa

Lagu yang pertama kali dikumandangkan tahun 1967 ini adalah ciptaan Mochtar H. S. yang adalah seorang tokoh PMI yang terkemuka waktu itu. Lagu ini juga menandai pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Kudus. PMR Kudus merupakan yang kedua di Indonesia setelah Bandung. Bisa dibayangkan, PMI Kudus pada masa itu adalah cabang terkemuka di Indonesia.


Mars Palang Merah Remaja

Bhakti Remaja


Palang Merah Remaja Indonesia warga Palang Merah sedunia
Berjuang berbakti penuh kasih sayang untuk rakyat semua
Bekerja dengan rela tulus ikhlas untuk yang tertimpa sengsara
Puji dan puja tidak dikejar… mengabdi tuk sesama…


Putra Putri Palang Merah Remaja Indonesia
Abdi rakyat sedunia luhur budinya
Putra Putri Palang Merah Remaja Indonesia
Abdi rakyat sedunia mulya citanya



Maju Terus Buat PMR indonesia
Terutama PMR SMK INFOKOM BOGOR.
moga" tambah jaya selalu ASPESIA.


SediKit Tentang Burung Hantu (Owl)

Mungkin Kita mengenal Burung hantu kebanyakan dari film Harry Potter.Burung hantu yang di kenal Lihai dalam berburu dan ketajaman serta ketepatan dallam berburu.


Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.

Di dunia barat, hewan ini dianggap simbol kebijaksanaan, tetapi di beberapa tempat di Indonesia dianggap pembawa pratanda maut, maka namanya Burung Hantu. Walau begitu tidak di semua tempat di Nusantara burung ini disebut sebagai burung hantu. Di Jawa misalnya, nama burung ini adalah darès atau manuk darès yang tidak ada konotasinya dengan maut atau hantu. Di Sulawesi Utara, burung hantu dikenal dengan nama Manguni.

Burung hantu dikenal karena matanya besar dan menghadap ke depan, tak seperti umumnya jenis burung lain yang matanya menghadap ke samping. Bersama paruh yang bengkok tajam seperti paruh elang dan susunan bulu di kepala yang membentuk lingkaran wajah, tampilan "wajah" burung hantu ini demikian mengesankan dan kadang-kadang menyeramkan. Apalagi leher burung ini demikian lentur sehingga wajahnya dapat berputar 180 derajat ke belakang.

Umumnya burung hantu berbulu burik, kecoklatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih. Dipadukan dengan perilakunya yang kerap mematung dan tidak banyak bergerak, menjadikan burung ini tidak mudah kelihatan; begitu pun ketika tidur di siang hari di bawah lindungan daun-daun.

Ekor burung hantu umumnya pendek, namun sayapnya besar dan lebar. Rentang sayapnya mencapai sekitar tiga kali panjang tubuhnya.


Kebiasaan

Kebanyakan jenis burung hantu berburu di malam hari, meski sebagiannya berburu ketika hari remang-remang di waktu subuh dan sore (krepuskular) dan ada pula beberapa yang berburu di siang hari.

Mata yang menghadap ke depan, sehingga memungkinkan mengukur jarak dengan tepat; paruh yang kuat dan tajam; kaki yang cekatan dan mampu mencengkeram dengan kuat; dan kemampuan terbang tanpa berisik, merupakan modal dasar bagi kemampuan berburu dalam gelapnya malam. Beberapa jenis bahkan dapat memperkirakan jarak dan posisi mangsa dalam kegelapan total, hanya berdasarkan indera pendengaran dibantu oleh bulu-bulu wajahnya untuk mengarahkan suara.

Burung hantu berburu aneka binatang seperti serangga, kodok, tikus, dan lain-lain.

Sarang terutama dibuat di lubang-lubang pohon, atau di antara pelepah daun bangsa palem. Beberapa jenis juga kerap memanfaatkan ruang-ruang pada bangunan, seperti di bawah atap atau lubang-lubang yang kosong. Bergantung pada jenisnya, bertelur antara satu hingga empat butir, kebanyakan berwarna putih atau putih berbercak.


Ragam jenis

Ordo Strigiformes terdiri dari dua suku (familia), yakni suku burung serak atau burung-hantu gudang (Tytonidae) dan suku burung hantu sejati (Strigidae). Banyak dari jenis-jenis burung hantu ini yang merupakan jenis endemik (menyebar terbatas di satu pulau atau satu wilayah saja) di Indonesia, terutama dari marga Tyto, Otus, dan Ninox.

Beberapa contohnya adalah:

* Burung hantu Pere David
* Burung hantu elang Andaman
* Burung hantu kelabu besar


Tytonidae

* Serak jawa (Tyto alba)
* Serak bukit (Phodilus badius)

Strigidae

* Celepuk reban (Otus lempiji)
* Beluk jampuk (Bubo sumatranus)
* Beluk ketupa (Ketupa ketupu)
* Punggok coklat (Ninox scutulata)
* Kokok beluk (Strix leptogrammica)



Burung Hantu Yang ppaling guw suka yang ini..
nama nya Scops Owl...

Yui Aragaki


Yui Aragaki (新垣 結衣, Aragaki Yui?) (lahir di Naha, Prefektur Okinawa, 11 Juni 1988; umur 22 tahun) adalah adalah aktris sekaligus penyanyi, pengisi suara, dan model asal Jepang. Nama panggilannya adalah Gakky (ガッキー, Gakkī?) atau Yuibo (ゆいぼ?). Kegemarannya adalah menggambar dan karaoke.


Biografi


Yui Aragaki dilahirkan sebagai putri bungsu dari tiga bersaudara yang semuanya perempuan. Kariernya sebagai model berawal dari audisi foto model majalah fesyen nicola yang diikutinya tahun 2001. Kakak perempuannya meminta Yui untuk mengikuti peserta audisi, dan ternyata menang sebagai juara pertama. Setelah itu, ia terus menerus menjadi model untuk sejumlah majalah fesyen. Hingga di akhir kariernya dengan majalah nicola pada musim semi tahun 2005, wajahnya menghiasi sampul majalah nicola sebanyak 15 kali. Nama panggilan "Gakky" didapatnya dari aktris dan model Ayako Enomoto, dan bukan sewaktu menjadi model majalah nicola.

Pertengahan tahun 2004 merupakan saat debutnya sebagai bintang tamu acara variety di televisi, model pakaian renang, dan mencoba karier di dunia akting. Tahun berikutnya (2005), serial drama televisi Sh15uya (dibaca Shibuya Fifteen) adalah penampilan perdananya di dunia akting. Masih di tahun yang sama, Yui menjadi bintang iklan televisi perusahaan telekomunikasi NTT East. Di antara iklan televisi yang dibintanginya terdapat iklan biskuit cokelat Pocky. Nama Yui Aragaki semakin dikenal setelah membintangi serial drama Gyarusā dan My Boss My Hero. Selanjutnya, ia menjadi pengisi suara tokoh Mirara dalam film Keroro Gunsō the Super Movie, dan dalam anime Digimon Savers untuk tokoh Fujieda Yoshino.

Karier di layar perak dimulainya pada tahun 2007. Film perdananya adalah Koisuru Madori yang mulai beredar 18 Agustus 2007. Dua film selanjutnya hingga akhir tahun 2007 adalah Waruboro dan Koizora. Lagu "Memories" yang menjadi lagu tema film Koisuru Madori adalah debutnya sebagai penyanyi. Cuplikan lagu tersebut dinyanyikannya dalam acara radio School of Lock! di FM Tokyo, 6 Agustus 2007. Pada 1 Oktober 2007, cuplikan lagu "heavenly days" kembali dibawakan dalam acara radio yang sama. Lagu "heavenly days" yang merupakan lagu film Koizora pertama kali dibawakannya dalam acara Count Down TV (TBS), 3 November 2007. Lagu "Memories" dan "heavenly days" keduanya terdapat di dalam album perdana, Sora yang dirilis 5 Desember 2007. CD album Sora edisi terbatas terdapat buklet yang sampulnya didesain sendiri oleh Yui Aragaki.



Filmografi


Drama televisi

* Sh15uya (tv asahi, 2005)
* Dragon Zakura (TBS, 2005)
* Onna no Ichidai-ki (Fuji TV, 2005)
* True Love drama spesial P&G Pantene (Fuji TV, 2006)
* Kanojo no Koibumi (tv asahi, 2006)
* Gyarusā (NTV, 2006)
* My Boss, My Hero (NTV, 2006)
* Papa to Musume no Nanoka-kan (TBS, 2007)
* SMILE (TBS, 2008)
* Code Blue (TBS, 2009)
* Code Blue 2 (TBS, 2010)

Anime

* Digimon Savers (Fuji TV, 2006-2007)

Film

* Keroro Gunsō the Super Movie (2006) - pengisi suara (tokoh Mirara)
* Waruboro (2007)
* Koisuru Madori (2007)
* Koizora (2007)
* Fure Fure Shōjo (tahap produksi)



Diskografi


Album

1. Sora (5 Desember 2007)

DVD

1. Sora Films (12 Desember 2007)


Buku foto

* Gakky Book (ガッキーブック) - edisi khusus majalah nicola
* Chura Chura (ちゅら☆ちゅら), Shueisha, 2006)
* Masshiro (まっしろ, Shogakukan, 2007)


Salam dari kami Teenagers Form All star and see ya !!!

Sejarah BMX freestyle Indonesia

Jumat, 21 Januari 2011

Sejarah BMX

Awal mula keberadaan BMX adalah ketika anak-anak di California Selatan mulai meniru para bintang motocross di awal tahun 1970 dengan berlomba balap di lintasan tanah (offroad). Karena masih anak-anak, tentunya mereka tidak diperkenankan mengendarai kendaraan bermesin seperti motocross.

Berawal dari meniru ketangkasan para crosser inilah, lomba sepeda BMX pun menjadi sangat digandrungi dan mulai mewabah di pertengahan tahun 1970. Karena mulai banyak dikenal dan digandrungi, muncullah banyak produsen yang tertarik untuk memproduksinya.

NBL (National Bicycle League) adalah organisasi olahraga sepeda non profit yang dibentuk dan didanai oleh George E. Esser, mulai mengadakan lomba di Florida. Kedua putranya yang pembalap motor, juga gemar balapan dengan sepeda BMX.

Federasi BMX Internasional kemudian terbentuk pada April 1981. Kejuaraan dunianya yang pertama diselenggarakan satu tahun kemudian pada pertengahan 1982. Kemudian pada Januari 1993, BMX berintegrasi dalam Union Cycliste Internationale. Tahun 2008 di Olimpiade Beijing, dunia pun mengenal juara BMX pertama yaitu Maris Stromberg, pemuda yang mewakili Latvia dan Anne Caroline Chausson, gadis yang menjadi wakil Perancis.


Asosiasi BMX Indonesia

Tidak seperti di luar negeri yang perkembangannya sangat maju, di Indonesia olahraga ini selalu mengalami pasang surut. Di luar negeri selalu tersedia arena untuk ketangkasan BMX. Sponsornya pun banyak dan cukup royal ketika mendukung sebuah tim.

Mereka juga didukung oleh teknologi yang sangat maju yang mampu menyediakan sepeda BMX yang terbuat dari titanium dan aluminium alloy. Bahan-bahan ini membuat sepeda BMX sangat ringan bila dimainkan di udara tetapi tetap tahan banting saat menapak di tanah.

Di Indonesia, komunitas BMX tumbuh berdasarkan lokasi tempat mereka biasa bermain. Ada yang sering bermain di Senayan bila berada di Jakarta, begitu juga di kota-kota lain. Keterbatasan tempat dan sarana menumbuhkan kreativitas dan kebersamaan di antara mereka.

Tidak heran, alat-alat yang dipakai seperti papan lompatan, juga hasil buatan sendiri. Belum ada wadah yang benar-benar besar yang mampu mengorganisir para bikers BMX. Asosiasi BMX Indonesia yang terbentuk 1 April 2001, menjadi wadah yang memberikan forum bagi para penggemar BMX untuk bertukar informasi.

Hip Hop, Etimologi, & Sejarahnya

Hip Hop adalah sebuah gerakan kebudayaan yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika. Hip Hop merupakan perpaduan yang sangat dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing (lebih dikenal rapping), DJing, Breakdance, dan Graffiti. Belakangan ini elemen Hip Hop juga diwarnai oleh beatboxing, fashion, bahasa slang, dan gaya hidup lainnya.
Awalnya pertumbuhan Hip Hop dimulai dari The Bronx di kota New York dan terus berkembang dengan pesat hingga keseluruh dunia. Hip hop pertama kali diperkenalkan oleh seorang Afro-Amerika, Grandmaster Flash dan The Furious Five. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. “Rapping” kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya, musik tersebut kemudian diisi dengan tarian patah-patah yang dikenal dengan breakdance. Pada perkembangannya Hip Hop juga dianggap sebagai bagian dari seni dan untuk mengekspresikan seni visual muncullah Graffiti sebagai bagaian dari budaya Hip Hop.

ETIMOLOGI

Ada pendapat yang mengatakan Hip Hop sebenarnya berasal dari kosakata Afro-Amerika, yakni hip yang secara harfiah dapat diartikan sebagai “memberitahu” atau “sekarang” dan akhiran hep. Ada juga pendapat lain yang mengatakan “hip hop” merupakan sebutan lain dari Bebop. Namun menurut Keith “Cowboy” Wiggins, salah satu anggota Grandmaster Flash and the Furious Five, istilah “hip hop” terinspirasi saat ia bercanda dengan temannya yang baru bergabung dengan Angkatan Bersenjata. Bunyi “hip hop” sendiri merupakan tiruan bunyian hentakan kaki tentara. Pada setiap pementasannya kemudian, Cowboy menjadikan kata tersebut sebagai improvisasi saat saat rapping. Hal ini kemudian ikuti oleh musisi Hip Hop lain. Termasuk oleh Afrika Bambaataa yang kemudian mempopulerkannya sebagai nama dari genre musik yang dibawakannya itu.

SEJARAH

1520 Sedwick Avenue adalah sebuah kawasan di New York yang diklaim sebagai tempat awal lahirnya komunitas HipHop. “Disinilah kami berasal”, cetus Clive Campbell, salah seorang yang merelakan lantai satu di rumahnya dijadikan sebuah markas untuk berkumpul. “Kebudayaan Hip Hop berawal dan lahir disini, yang nantinya akan tersebar di seluruh dunia, di sinilah kami barasal karena memang kami tidak memiliki tempat lain untuk bertemu, bukan di tempat lain” sahutnya. Selain nama tersebut, terdapat pula nama DJ Kool Herc yang memperkenalkan turntable pada saat itu di sebuah party pada tahun 1973. Pada awal penampilannya, DJ Kool Herc membawakan lagu-lagu dari James Brown, Jimmy Castor, dan Babe Rooth. Kool Herc pula lah yang akhirnya menciptakan scratch dan bunyi-bunyian aneh yang menimbulkan sebuah sensasi yang luar biasa pada saat itu.
HipHop terasa kurang lengkap tanpa MC. Celah inilah yang dilihat oleh Melle Mel, MC pertama pada dunia Hip Hop. Pada awalnya Melle Mel merasa bingung apa yang akan diucapkannya pada penampilan pertamanya tersebut, namun karena dirinya telah dipenuhi kebosanan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah yang mengekang, akhirnya Melle Mel mengeluarkan rasa bencinya pada pemerintah dan pandangannya tentang kehidupan lewat lirik-liriknya. Mulai saat itu lah musik HipHop lebih banyak menceritakan tentang kehidupan disekitar masyarakat kulit hitam dan teriakan-teriakan serta protes suara hati mereka kepada pemerintahan yang berlaku tidak adil. Lirik-lirik musik Hip Hop cenderung keras dan tegas. Itulah Hip Hop.


Hip Hop sebagai kebudayaan diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.


Salam dari kami Teenagers Form All star and see ya

Sedikit Tentang H&MC

High and Mighty Color

High and Mighty Color (ハイ・アンド・マイティ・カラー?) adalah grup musik heavy rock asal Jepang yang terdiri dari 6 personil. Mereka dikontrak perusahaan rekaman SME Records, dan berada di bawah manajemen Spice Music yang juga menangani Orange Range. Penggemar menyingkat nama grup ini sebagai Haikara.

Anggota

Halca (born June 11, 1988) - vocals
Yuusuke (ユウスケ?, lahir di Naha 25 Januari 1985) (Machinegun Vox: vokal rap, death growl)
Nama asli: Yūsuke Kuniyoshi (国吉祐輔 Kuniyoshi Yūsuke?)
Perannya dalam grup Anti-Nobunaga yang merupakan cikal bakal Haikara adalah sebagai vokalis utama.
Kazuto (カズト?, lahir di Naha, 18 September 1984) (gitar)
Nama asli: Kazuto Heshiki (平識和人 Heshiki Kazuto?)
Gitar utamanya adalah merek ESP yang dipesan khusus dan diberi nama Purple Haze.
Meg (メグ?, lahir di Naha, 15 November 1984) (gitar)
Nama asli: Yūsuke Ishikawa (石川祐輔 Ishikawa Yūsuke?)
Gitar yang digunakannya merek ESP yang dipesan khusus dan diberi nama Rin.
mACKAz (マッカツ?, lahir di Kochinda, Okinawa, 15 Juli 1984) (gitar bass)
Nama asli: Masakatsu Minei (嶺井政克 Minei Masakatsu?)
Sassy (サッシー?, lahir di Itoman, Okinawa, 23 Agustus 1984) (drum, pemimpin band)
Nama asli: Satoshi Nishihira (西平 聡 Satoshi Nishihira?)
former member :
Mākii (マーキー?, lahir di Urasoe, Okinawa, 23 Agustus 1987) (vokalis wanita)
Nama asli: Maki Onaga (翁長麻紀 Onaga Maki?), menyebut dirinya dalam blog milik band sebagai Makio.
Setelah bertemu anggota nd Anti-Nobunaga, Maki membatalkan rencana sekolah di Kanada. Maki menjadi peran utama dalam film Anata o Wasurenai karya sutradara Junji Hanadō.


Karier musik

Selain vokalis Maki, kelima anggota High and Mighty Color memulai karier musik mereka dengan grup heavy metal Anti-Nobunaga. Meg dan Sassy membentuk Anti-Nobunaga dengan bantuan teman sekelas mereka, Kazuto, mACKAz, dan Yuusuke. Mereka sering mengikuti kontes band dan sering menang.
Pada musim panas tahun 2003, Anti-Nobunaga muncul dalam konser yang diadakan Spice Records yang pernah mengorbitkan Orange Range. Anti-Nobunaga diikutsertakan dalam album CD kompilasi Okinawa 2003. Setelah bergabungnya vokalis wanita Maki (waktu itu berusia 17), mereka berenam menamakan band baru mereka sebagai High and Mighty Color. Penampilan publik yang pertama adalah di festival "Music Picnic" yang diadakan Spice Music, September 2004.[1]
Debut mereka dengan perusahaan rekaman besar dimulai 26 Januari 2005. Singel perdana "Pride" dijadikan lagu pembuka serial anime Mobile Suit Gundam SEED Destiny musim kedua. Singel tersebut sempat menempati tangga singel Oricon di urutan nomor dua, dan terus laku hingga lebih dari 300 ribu keping.[2] Sepanjang Maret hingga April 2005, mereka mengadakan 7 kali pertunjukan di 7 kota dalam tur yang diberi nama "Free Live Showcase Tour 2005". Setelah itu, mereka merilis "Over" dan "Run Run Run" sebagai singel kedua dan ketiga.
Setelah tur musim panas "Bipartite Rock Tour" yang juga dilangsungkan di 7 kota, mereka merilis singel ke-4, "Days" dan album pertama, Go Over. Singel ke-5, "Style -get glory in this hand-" dijadikan image song untuk permainan video Shinobido: Way of the Ninja di PlayStation 2. Masih di akhir tahun yang sama, High and Mighty Color menerima Japan Record Award ke-47 sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik.
Tahun 2006 dimulai mereka dengan tur musim dingin "Shake Now Baby '06" di 3 kota. Singel ke-6, "Ichirin no Hana" digunakan sebagai lagu pembuka serial anime Bleach musim ke-3 (episode 52-74 yang ditayangkan mulai 11 Januari 2006 di Jepang). Singel tersebut menjadi singel kedua mereka yang menempati tangga lagu Oricon di urutan nomor dua setelah "Pride". Di Amerika Serikat, album Go Over dirilis pada tanggal 21 Maret 2006.
Album kedua mereka, Gou on Progressive dirilis 5 April 2006 dan diikuti dengan tur keliling "Live Bee Loud". Hingga di akhir tahun 2006, Haikara merilis 2 buah singel lagi, singel ke-7 "Dive into Yourself" dan ""Enrai -Tooku ni Aru Akari-".
Awal tahun 2007 diawali dengan dirilisnya singel ke-9, "Tadoritsuku Basho" / "Oxalis", dan mulai diputarnya film yang dibintangi Maki, Anata o Wasurenai (26 Year Diary) di bioskop-bioskop Jepang. Lagu "Tadoritsuku Basho" dipakai sebagai lagu tema, dan "Oxalis" sebagai lagu sisipan.
Setelah album ke-3 San yang dirilis 21 Februari 2007, mereka merilis singel ke-10, "Dreams" (1 Agustus 2007) yang dipakai sebagai lagu penutup serial anime Darker than Black.


Diskografi
Singel

Era indie
"Over" (24 November 2004) - label indie, produksi terbatas 1.500 keping
Label mayor
"Pride" (26 Januari 2005)
"Pride Remix" (26 Maret 2005)
"Over" (20 April 2005)
"Run Run Run" (22 Juni 2005)
"Days" (17 Agustus 2005)
"Style -Get Glory in this Hand-" (9 November 2005)
"Ichirin no Hana" (11 Januari 2006)
"Dive into Yourself" (26 Juli 2006)
"Enrai -Tooku ni Aru Akari-" (25 Oktober 2006)
"Tadoritsuku Basho / Oxalis" (24 Januari 2007)
"Dreams" (1 Agustus 2007)
"Amazing" (12 Desember 2007)
"Flashback / Komorebi no Uta" 27 Februari 2008)
[sunting]Album studio
Go Over (14 September 2005)
Gou on Progressive (5 April 2006)
San (21 Februari 2007)
ROCK PIT (19 Maret 2008)
Swamp Man(2009)
[sunting]Album kompilasi
10 Color Singles (26 Desember 2007)
[sunting]DVD
Video Go Over (22 Februari 2006)



Salam dari kami Teenagers Form ALL star And seeya

Sedikit Tentang FUNKIST

Biografi

Dibentuk pada tahun 2001 FUNKIST.
2005 Toukyou , Okinawa , Macau tinggal melakukan tur tiga kota besar.
2006 Minamiahurika tur hidup. 47 prefektur di Jepang mulai hidup tur.
Indizushinguru 2007 "dunia putih" dilepaskan. Shibuya Tower Records Hindia dua minggu berturut-turut, Oricon Hindia peringkat 14.Tyuugoku , Macau tur hidup.SHIBUYA O-EAST man.
Tahun 2 008 SHIBUYA-AX man. Berpartisipasi dalam Pasal 9 Global gigs Konferensi [1] .
Juli Pony dari debut major.
Bursa Foto Situs "足 成 Bursa Foto" dalam bidang "Artis" sebagai model, untuk memberikan gambar hidup.


Profile

Someya Saigou (U Beberapa atau kami Sai) - vokal
Miyata Yasuharu (Miyata Taiji) - Guitar
Yoshiro - Guitar
Kasugai Yoko (Yoko mereka sampah) - Flute
Jotaro (Youtarou sama) - Bass
Ogachi - perkusi
Imam (kantin seluruh) - drum



Salam dari kami Teenagers Form all star and seeya